Dukung Anak Pesisir Bisa Tetap Sekolah

Cerita

Kak, perkenalkan namaku Mei Mei”.

Kata nenek, ibu dan ayahku bertemu ketika menjadi TKI di China. Ibu kemudian mengandung dan melahirkanku saat ia tiba di Indonesia. Namun sejak saat itu, ayahku tak pernah ada kabar lagi dan pergi meninggalkan kami.

Setelah melahirkanku, kemudian Ibuku menderita kelumpuhan, namun karena keterbatasan biaya, Ibuku tidak bisa mendapatkan pengobatan yang memadahi sehingga tak lama berselang Ibuku pergi meninggalkanku ke Syurga untuk selama-lamanya.

Sekarang aku tinggal dan diasuh oleh Nenek di Kampung Nelayan Praubosok, Kabupaten Karawang. Nenek setiap hari harus bekerja memeras keringat di tambak garam yang sangat terik, semua itu agar aku bisa terus sekolah.

“Mei bercita-cita ingin menjadi dokter”. Mei ingin mengobati semua orang yang sakit terutama orang-orang yang tidak mampu, agar penderitaan yang seperti dialami ibuku bisa Mei bantu.

Orang Baik, kisah Mei Mei di atas adalah salah satu kisah nyata inspiratif yang dialami oleh anak-anak Yatim dan Dhuafa di Pesisir, yang masih mempunyai semangat belajar untuk tetap bersekolah.

Namun, saat ini banyak juga Anak-anak Yatim dan Dhuafa di Pesisir yang tidak mau melanjutkan sekolah karena keterbatasan ekonomi orang tuanya, mereka lebih memilih melaut dan kerja serabutan hanya untuk sesuap nasi.

Mari bersama kita hadirkan kebahagiaan mereka dengan Berbagi Beasiswa dan Peralatan Sekolah untuk Anak-anak Yatim dan Dhuafa di Pesisir agar Mei Mei dan teman-temannya bersemangat dalam mewujudkan cita-citanya.

Mari berdonasi untuk Pendidikan Anak-anak Yatim dan Dhuafa Pesisir di Indonesia. Kamu bisa berdonasi dengan cara:

  1. Klik "DONASI SEKARANG"
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih Metode Pembayaran
  4. Segera transfer sesuai nominal jika menggunakan Transfer bank & Virtual Account

Jangan tunda untuk berbuat baik, karena kebaikanmu menular. Bantu share Campaign ini ya di Medsos kalian...